KAMPUS THE BEST _ BERITA MENGENAI ( JURUSAN)

 (Prodi Sistem Informasi dan Prodi Sistem Komputer IIB Darmajaya Raih Akreditasi "Baik Sekali")



BANDARLAMPUNG – Program studi Sistem Informasi (SI) dan Program Studi Sistem Komputer (SK) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya berhasil meraih akreditasi “Baik Sekali” dari Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM Infokom).

Hal ini berdasarkan keputusan LAM INFOKOM No. 128/SK/LAM-INFOKOM/Ak/S/XII/2022 menyatakan bahwa program studi Sistem Informasi pada Program Strata Satu Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya, Kota Bandar Lampung memenuhi syarat peringkat akreditasi “Baik Sekali”.

Untuk Prodi Sistem Komputer berdasarkan keputusan LAM INFOKOM No. 082/SK/LAM-INFOKOM/Ak/S/XII/2022 menyatakan prodi Sistem Komputer pada Program Strata Satu Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya, Kota Bandar Lampung memenuhi syarat peringkat Akreditasi “Baik Sekali”.

Rektor IIB Darmajaya, Dr. Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., mengucapkan syukur Alhamdulillah atas diraihnya akreditasi “Baik Sekali” pada Prodi Sistem Informasi dan Sistem Komputer. “Selamat atas kerja keras Prodi Sistem Informasi dan Prodi Sistem Komputer serta seluruh civitas academica atas capaian akreditasi “Baik Sekali”,” ucapnya.

Kedepan, lanjut dia, diharapkan dapat terakreditasi Unggul prodi Sistem Informasi dan Prodi Sistem Komputer serta Prodi lainnya di IIB Darmajaya. “IIB Darmajaya berkomitmen dalam meningkatkan kualitas lulusan tiap tahunnya. Upaya tersebut juga dilakukan dengan terus menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi luar negeri,” ujarnya.

Rektor menambahkan dengan memberikan pengalaman dan wawasan internasional kepada mahasiswa/i sehingga dapat bersaing dalam pasar kerja global. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya lulusan Kampus The Best IIB Darmajaya berkarir di luar negeri. “Seperti Malaysia, Jepang, Thailand, dan lainnya. Untuk lulusan SMA/SMK yang ingin berkarir di luar negeri bersama Darmajaya kalian bisa juara, mendunia dan menjadi pengusaha,” kata Rektor. (**)



(Prodi Akuntansi Darmajaya Kembali Hadirkan Praktisi untuk Mata Kuliah Teori Portofolio dan Analisis Investasi)
BANDARLAMPUNG – Program Studi (Prodi) Akuntansi kembali menghadirkan dua praktisi dalam Kelas pada mata kuliah Teori Portofolio dan Analisis Investasi pada Selasa (20/12/22).

Kedua praktisi itu adalah Umi Haryati, dari Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Lampung dan Juan Sha Sha dari Phintraco Sekuritas. Keduanya menyampaikan mengenai pasar modal dan pembukaan akun Rekening Dana Nasabah (RDN) dalam kelas yang diampu Dian Mustika, S.E., M.Sc.

Umi mengatakan dalam pasar modal memiliki resiko. “Teman-teman di usia 15 hingga 20 tahun tugasnya menimba ilmu, menerima uang saku, hang out, healing, dan lain-lain. Itu pakai uang orangtua,” ungkapnya.

Menurut dia, untuk memenuhi kebutuhan teman-teman di usia tersebut menggunakan uang orangtua. Tetapi ketika usia 25 tahun sampai 30 tahun sudah menggunakan penghasilan sendiri. “Usia 30 tahun ke atas sudah membiayai kebutuhan anak. Maka semakin meningkatnya umur, biaya kebutuhan juga meningkat,” ujarnya.

Dengan penghasilan yang tidak bertambah, lanjut dia, tak akan pernah tercukupi untuk memenuhi biaya kebutuhan tersebut. “Bagaimana kalau tidak meningkatkan penghasilan, tidak dapat mencukupinya. Di usia berapa kalian ingin pensiun? Bahkan ketika masa pensiun masih bekerja,” ujarnya.

Umi–biasa dia disapa—mengatakan cara untuk memenuhi kebutuhan dan menyiapkan pensiun sedini mungkin dengan menabung ataupun berinvestasi. “Kenapa kita harus berinvestasi karena kita memiliki kebutuhan,” bebernya.

Berinvestasi, lanjut dia, juga untuk merencanakan pensiun. “Berinvestasi di pasar modal dapat dilakukan semua usia. Pasar modal merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli saham perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia,” tuturnya.

Saham, kata Umi, merupakan bukti kepemilikan perusahaan. “Investasi di saham memiliki banyak keuntungan seperti mendapatkan capital gain, yaitu selisih harga beli dan jual. Selain itu juga dapat dividen (bagi hasil keuntungan perusahaan),” imbuhnya.

Dia juga menjelaskan bahwa untuk membeli saham tidak dilakukan di Bursa Efek Indonesia melainkan melalui sekuritas. “Di Indonesia terdapat 214 lebih sekuritas yang tercatat resmi di Otoritas Jasa Keuangan dan di Lampung terdapat tujuh sekuritas,” kata Umi.

Sementara, pada kesempatan yang sama Juan Sha Sha Fitrah menjelaskan cara membuka akun di Phintraco Sekuritas. Mulai dari pendaftaran hingga pengenalan aplikasi serta tata cara jual beli di pasar modal menggunakan aplikasi Phintraco Sekuritas.

Diberitakan sebelumnya, Prodi Akuntansi juga telah menghadirkan BEI Perwakilan Lampung dan Phintraco Sekuritas untuk memberikan materi dalam mata kuliah Teori Portofolio dan Analisis Investasi pada Selasa (13/12/22). Juga pada Sabtu (17/12/22) Prodi Akuntansi menghadirkan ASN Pemprov DKI Jakarta dalam mata kuliah Akuntansi Publik dengan topik Pengukuran Kinerja Pemerintah Daerah. (**)




(Prodi Sistem Komputer Darmajaya Jalani Asesment Lapangan LAM Infokom, Ini Kata Asesor)

BANDARLAMPUNG – Program Studi Sistem Komputer Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menjalani asesment lapangan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM Infokom) pada 17 – 19 November 2022.

Asesment dilakukan oleh Prof. Dr. Ir. Joko Lianto Buliali, M.Sc. dan Dr. Muhammad Iqbal selaku asesor LAM Infokom. Pembukaan Asesment dihadiri Rektor IIB Darmajaya, Dr. Ir. H. Firmansyah YA, M.B.A., M.Sc., jajaran wakil rektor, dekan, kepala biro, ketua prodi dan kepala unit di IIB Darmajaya.

Dalam sambutannya, Rektor IIB Darmajaya, Dr. Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., mengenalkan awal mulai IIB Darmajaya berdiri di awali sekolah tinggi. “Ini pertama kali untuk IIB Darmajaya dilakukan asesment oleh LAM sebelumnya BAN PT,” ungkapnya.

Rektor mengatakan atas nama IIB Darmajaya mengucapkan terima kasih atas kesediaan assesor datang di kampus yang memiliki motto The Best. “Kami ingin menjadi yang terbaik di segala aspek. Sesuai moto the best kami, Taqwa, Heart, Empaty, Briliant, Energetic, Synergy, dan Trustworthy. Kami juga berharap Darmajaya sesuai dengan founding father (almarhum dan almarhumah H. Alfian Husin dan Hj. Yoenidar Karim) untuk menjadi yang terbaik,” ujarnya.

Menurut Firmansyah, IIB Darmajaya memiliki tenaga pengajar yang rata-rata muda bergelar doktor. Anak-anak muda (dosen) semua yang selalu ingin maju,” bebernya.

Ia berharap masukan dan saran dari kedua asesor untuk menjadi lebih baik Prodi Sistem Komputer. “Masukan dan saran sangat berarti bagi kemajuan Prodi Sistem Komputer kedepannya,” imbuhnya.

Sementara, mewakili asesor, Prof. Dr. Ir. Joko Lianto Buliali mengatakan senang dapat bertemu dengan civitas academica IIB Darmajaya secara offline. “Saya berkesempatan mengunjungi kembali Provinsi Lampung terakhir 2006.

Kami ini dari Infokom pernah banyak kunjungi perguruan tinggi,” ungkapnya.

Menurut dia, tugasnya sebagai asesor bukan untuk menghakimi tetapi untuk memotret kejadian di Prodi Sistem Komputer IIB Darmajaya. “Ayolah kita bangun bersama.

Cukuplah kita lakukan apa yang diserahkan (tugas) kepada kita. Berbanggalah di institusi ini dan berkaryalah dengan baik,” ungkapnya.

Prof. Joko menerangkan selama ini kampus juga memiliki Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan dirinya merupakan SPME (Satuan Penjaminan Mutu Eksternal). “Kami bukan hakim. Menata sebagaimana mestinya dan memotret apa yang terjadi di Institusi ini.

Jadi ini bukan penghakiman tidak perlu khawatir,” jelasnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas sambutan dari pihak kampus. “Kita berharap kerjasamanya.

Kami diminta mencatat untuk melaporkan. Kita bangun bersama budaya mutu,” pungkasnya. (**)



(Gelar Pendampingan Penyusunan Kurikulum Berbasis OBE, Lulusan Prodi Manajemen IIB Darmajaya Siap Go International)

BANDARLAMPUNG – Program studi (Prodi) Manajemen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menggelar Workshop Pendampingan Penyusunan Kurikulum Berbasis Outcame Based Education (OBE) selama tiga hari Kamis hingga Jumat (3 – 5/11/22) di ruang meeting lantai I Gedung Alfian Husin.

Dalam pendampingan tersebut hadir sebagai narasumber Dr. Wahyuningsih Santosa, M.E., M.Phil. Pendampingan Penyusunan Kurikulum Berbasis OBE dibuka Rektor IIB Darmajaya Dr. Ir. Firmansyah Y. Alfian., MBA., M.Sc., diwakili Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Riset RZ Abdul Aziz, S.T., M.T., Ph.D.

Dalam sambutannya, RZ Abdul Aziz menuturkan istilah OBE tidak asing bagi dosen karena setiap penyusunan kurikulum di setiap prodi menjadi hal yang utama. “Profil lulusan yang akan dihasilkan seperti apa lalu diturunkan dalam kompetensi yang akan mereka dapatkan. Maka disusunlah kurikulum OBE,” kata dia.

menurut dia, kurikulum OBE menjadi ciri khas dari sebuah perguruan tinggi ataupun prodi. “Hampir semua PTS memiliki Prodi Manajemen. Kita harus memberikan sesuatu kepada anak-anak kita yang khas. Sehingga lulusan dapat tercirikan bahwa itu lulusan dari Darmajaya,” bebernya.

Dengan penyusunan kurikulum berbasis OBE, lanjut dia, lulusan juga tidak hanya dapat berkarir di dunia usaha dan dunia industri (DUDI) nasional tetapi juga pada tingkat internasional. “Kurikulum OBE dapat selaras dengan visi misi dari Prodi Manajemen,” tuturnya.

Sementara itu, Dr. Wahyuningsih Santosa, M.E., M.Phil. mengatakan dalam menyusun kurikulum juga harus sejalan dengan visi misi perguruan tinggi untuk prodi. Karena hal tersebut menjadi perhatian asessor ketika program studi menjalani asessment untuk akreditasi.

“Semua proses pembelajaran OBE harus aktif learning. Jadi semua pembelajaran yang bersifat ceramah kita kurangi. Pembelajaran aktif harus banyak di paper yakni partisipasi aktif mahasiswa,” ujarnya.

Masih kata dia, penerapan project based learning dalam kurikulum berbasis OBE juga dapat meniadakan ujian. “Kami melakukan review artikel dari penelitian yang selama ini diterapkan dalam kurikulum OBE kepada mahasiswa. Mahasiswa menjalankan project untuk diselesaikan dan melakukan presentasi untuk mendapatkan nilai ujiannya,” tutupnya.

Dalam pendampingan penyusunan kurikulum berbasis OBE diikuti Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis IIB Darmajaya Aswin, S.E., M.M.; Ketua Prodi Manajemen IIB Darmajaya Susanti, S.E., M.M.; Sekretaris Prodi Manajemen IIB Darmajaya Rico Elhando Badri, S.E.I., M.E. dan dosen prodi manajemen serta dosen berbagai prodi di IIB Darmajaya. (**)



(Tridarma Perguruan Tinggi, IIB Darmajaya dan 9 Prodi DKV se Sumatra Jalin Kerjasama)

BANDARLAMPUNG – Program Studi Desain Komunikasi Visual (Prodi DKV) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan sembilan Prodi DKV Perguruan Tinggi (PT) di Pulau Sumatra pada Jumat (28/10/22), di Institut Teknologi Sumatera.

Sembilan PT tersebut adalah Institut Seni Budaya Indonesia Aceh, Universitas Potensi Utama Medan, Universitas Negeri Padang, Institut Seni Indonesia Padang Panjang, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang, dan Institut Teknologi Batam.

Selain itu, Universitas Indo Global Mandiri Palembang, Institut Teknologi Sumatera dan STKIP PGRI Lubuk Linggau. Terdapat tiga poin yang disepakati bersama yaitu Pendidikan adalah jalan untuk membangun sumber daya manusia DKV di Sumatera yang akan menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di Sumatera.

Kemudian, Penelitian adalah jalan untuk menggali kekayaan sosiokultural dan menetaskan inovasi kreativitas di Sumatera. Dan, Pengabdian kepada masyarakat adalah jalan untuk mengejawantahkan pendidikan dan penelitian, sehingga berdayaguna dan berdampak terhadap kemaslahatan masyarakat di Sumatera.

Ketua Prodi DKV IIB Darmajaya, Abdi Darmawan, S.T., M.T.I., menyambut baik adanya pernyataan kesepahaman yang ditandatangani bersama dengan sembilan PT di Sumatra itu. “Penandatanganan ini diharapkan dapat melakukan kolaborasi pembelajaran, pengabdian dan penelitian,” ungkapnya.

Prodi DKV IIB Darmajaya juga, lanjut dia, turut serta dalam Antar Kampus Antar Provinsi (AKAP) yang merupakan ajang silahturahmi tahunan Prodi DKV se-Sumatera. Hal itu sekaligus kolaborasi bagi dosen dan mahasiswa dalam Tridharma Perguruan Tinggi. “AKAP sendiri telah berjalan selama dua kali hingga kini dan akan terus berjalan setiap tahunnya,” tuturnya.

Menurut dia, karya mahasiswa dan dosen IIB Darmajaya ikut dipamerkan dalam AKAP bertempat di Itera. “Dengan kegiatan ini juga diharapkan dapat memupuk rasa percaya diri mahasiswa akan karya yang telah dibuat ataupun dihasilkannya. Juga menjadi perbaikan untuk menghasilkan karya lebih baik lagi,” kata Abdi. (**)



(Tingkatkan Kemampuan Pembuatan Konten, Prodi Bisnis Digital IIB Darmajaya Gelar Workshop Fotografi dan Videografi)


BANDARLAMPUNG – Program Studi Bisnis Digital Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menggelar Workshop Fotografi dan Videografi untuk membuat Digital Content di Era Generasi Z di Aula Rektorat Lantai III Gedung Alfian Husin, Sabtu (29/10/22).

Workshop diisi oleh pembicara Razi Alfarizi, S.Ds., dan Redintan Justin, S.Ds., M.Ds. Adapun peserta merupakan mahasiswa IIB Darmajaya khususnya Prodi Bisnis Digital.

Ketua Pelaksana Workshop Andre Defrian Putra mengatakan Workshop DigiMentor diikuti 35 peserta. “Semoga melalui kegiatan ini para peserta khususnya bisa mengasah kemampuannya dalam dunia fotografi dan videografi terutama mahasiswa Prodi Bisnis Digital Darmajaya,” ucapnya.

Sementara, Ketua Prodi Bisnis Digital IIB Darmajaya, M. Ariza Eka Yusendra, S.P., M.M., mengatakan hari ini menggelar workshop fotografi dan videografi. Dengan era digital saat ini tidak lepas dalam pembuatan konten dan tak lepas dari fotografi dan videografi. “Ini juga yang harus dimiliki mahasiswa Prodi Bisnis Digital. Kita perlu meningkatkan kemampuan dalam pembuatan konten. Apalagi saat ini sangat masif pekerjaan digital marketer, marketing specialist, terlebih lagi creative content,” tuturnya.

Workshop hari ini, lanjut dia, menjadi sebuah pembukaan dan harapannya kami merancang bersama Hima Prodi Bisnis Digital untuk workshop lanjutannya. Oleh karena itu, dunia desain, fotografi dan videografi terutama dalam pembuatan konten juga sangat masif.

“Manfaatkan kegiatan ini dengan baik. Harapan saya setelah dari workshop ini teman-teman sudah dapat membuat konten dasar dengan memanfaatkan fotografi dan videografi. Tentunya juga teman-teman dapat menjadi seorang profesional selepas dari kegiatan workshop ini,” tuturnya.

Dalam paparannya, Razi AlFarizi mengatakan bahwa konten terdiri dari fotografi, videografi, ilustrasi, dan typografi. “Ilustrasi adalah gambar nonfoto. Terkadang di sosial media ada yang hanya kata-kata itu termasuk typografi,” ucapnya.

Razi yang juga anggota dewan kesenian Provinsi Lampung ini juga menyampaikan bahwa terdapat dua pencahayaan yang sering digunakan dalam fotografi. “Fotografi sendiri dalam keilmuan ada dua pencahayaan. Available light (cahaya alami) dan artificial light (cahaya buatan). Untuk yang alami biasanya pengambilan gambar di outdoor dan yang buatan ketika berada di ruangan atau indoor,” bebernya.

Selain itu juga, Razi membeberkan fitur dalam kamera dan perbandingan dengan handphone. “Selain kamera yang paling penting juga lensa. Dimana lensa juga terdiri dari lensa fix, zoom, macro dan lain-lain,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, M. Redintan Justin menerangkan video promosi. Mulai dari tahap perancangan pra produksi, produksi, dan pasca produksi. “Praproduksi mencakup pengembangan ide, pembuatan naskah, storyboard, hingga persiapan peralatan,” ucapnya.

Ia juga mengenalkan software yang sering digunakan untuk melakukan editing video. “Adobe premiere biasa dipakai untuk komputer. Dengan kecanggihan teknologi kita juga dapat menggunakan aplikasi editing video di smartphone seperti kinemaster, capcut, dan lainnya,” pungkasnya.

Kedua pembicara juga melakukan praktik dalam pengambilan gambar maupun video yang dikhususkan untuk konten promo dihadapan para peserta. Dalam workshop juga dihadiri Sekretaris Prodi Bisnis Digital Yan Aditya Pratama, S.Pd., M.Pd., M.M. dan dosen Prodi Bisnis Digital lainnya. 



Postingan populer dari blog ini

Kampus The Best ini Studi Banding ke Telkom University dan MoU dengan Universitas Budi Luhur